Privacy

Privacy atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai Kerahasiaan Pribadi, kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka. Privasi dapat dianggap sebagai suatu aspek dari keamanan.

Aspek kemanan merupakan salah satu apek terpenting dalam Teknologi Informasi. Privacy atau keamanan adalah hal pokok yang harus ada dalam setiap produk Teknologi Informasi.

Setiap individu atau organisasi yang menggunakan produk-produk Teknologi Informasi, privacy berperan untuk menjamin data yang ada dalam organisasi aman dan hanya dapat diaskses oleh orang yang berada dalam organisasi itu sendiri.

Data harus aman dari orang yang tidak berwenang dalam pengaksesan data yang dapat merugikan organisasi tersebut.

Aspek keamanan informasi adalah aspek-aspek yang dilingkupi dan melingkupi keamanan informasi dalam sebuah sistem informasi. Aspek-aspek ini adalah :

  • Privasi/kerahasiaan, menjaga kerahasiaan informasi dari semua pihak, kecuali yang memiliki kewenangan;
  • Integritas, meyakinkan bahwa data tidak mengalami perubahan oleh yang tidak berhak atau oleh suatu hal lain yang tidak diketahui (misalnya buruknya transmisi data);
  • Otentikasi/Identifikasi, pengecekan terhadap identitas suatu entitas, bisa berupa orang, kartu kredit atau mesin;
  • Tanda Tangan, mengesahkan suatu informasi menjadi satu kesatuan di bawah suatu otoritas;
  • Otorisasi, pemberian hak/kewenangan kepada entitas lain di dalam sistem;
  • Validasi, pengecekan keabsahan suatu otorisasi;
  • Kontrol Akses, pembatasan akses terhadap entitas di dalam sistem;
  • Sertifikasi, pengesahan/pemberian kuasa suatu informasi kepada entitas yang tepercaya;
  • Pencatatan Waktu, mencatat waktu pembuatan atau keberadaan suatu informasi di dalam sistem;
  • Persaksian, memverifikasi pembuatan dan keberadaan suatu informasi di dalam sistem bukan oleh pembuatnya
  • Tanda Terima, pemberitahuan bahwa informasi telah diterima;
  • Konfirmasi, pemberitahuan bahwa suatu layanan informasi telah tersedia;
  • Kepemilikan, menyediakan suatu entitas dengan sah untuk menggunakan atau mengirimkan kepada pihak lain;
  • Anominitas, menyamarkan identitas dari entitas terkait dalam suatu proses transaksi;
  • Nirpenyangkalan, mencegah penyangkalan dari suatu entitas atas kesepakatan atau perbuatan yang sudah dibuat;
  • Penarikan, penarikan kembali suatu sertifikat atau otoritas.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: