Pasar Tradisional Terlindas Pasar Modern

Dalam kehidupan sehari – hari pasar berfungsu sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual – beli barang dan jasa. Namun, seiring denganperkembangan zaman, mulai bermunculan pasar – pasar modern yang mengancam keberadaan serta kelangsungan pasar tradisional.

Pasar tradisional dan pasar modern memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Kekurangan pasar tradisional antara lain adalah lokasinya yang cukup jauh dari pemukiman wargaserta kondisi lingkungan yang kurang terjaga, membuat warga lebih memilih untuk berbelanja di pasar nodern yang lokasinya lebih mudah dicapai juga lingkungan yang lebih terjaga kebersihannya. Walaupun harganya cenderung lebih mahal serta variasi barang yang ditawarkan terbatas.

Bentuk pasar apa yang tepat untuk diterapkan pada persaingan pasar tradisional dan modern? Dari bentuk – bentuk pasar yang ada seperti monopoli, oligopoli dan monopolistik, bentuk pasar persaingan sempurna dinilai paling tepat untuk diterapkan.

Mengapa pasar persaingan sempurna ???

Pasar persaingan sempurna adalah struktur yang didalamnya terdapat banyak pembeli dan banyak penjual dan masing – masing tidak dapat mempengaruhi harga. Keadaan ini mengandung arti bahwa tidak ada yang menjadi pengendali harga.

Setelah faktor harga teratasi, pengelola pasar tradisional harus memperbaiki citra pasar tradisional agar menjadi lebih baik serta mampu menarik minat masyarakat untuk tetap berbelanja dipasar tradisional untuk menjaga serta mempertahankan keberadaannya.

Terakhir adalah tugas pemerintah untuk menjaga ketersediaan barang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: